Forex Trading : Definisi & Menjadi Trader Forex Untuk Pemula
- Identitas
broker
- Status
regulasi broker
- Customer
service yang responsif
- Fitur yang mudah dan sesuai kebutuhan trader
- Dana nasabah terpisah ( segregated account ) dari penyimpanan dana perusahaan broker
A. Pahami Istilah Umum yang Digunakan dalam dunia Trading Forex
Sebelum melakukan investasi apapun, anda perlu memahami berbagai istilah yang digunakan dalam proses trading. Beberapa istilah umum yang perlu diketahui yaitu:
- Pip adalah perubahan nilai di antara dua mata uang, merujuk pada 4 desimal di belakang koma di nilai tukar. Jika EUR/USD berada di harga 1.1205 dan kemudian bergerak ke 1.1206, perbedaan 0.0001 adalah 1 pip.
- Base currency adalah nilai mata uang dasar atau mata uang pertama dalam pasangan mata uang. Penulisannya di sebelah kiri tanda, misalnya Eur/(lawannya).
- Pair currency adalah nilai tukar sepasang mata uang dalam forex, misalnya Euro/USD.
- Lot adalah jumlah unit mata uang yang dibeli atau dijual, terbagi dalam ukuran mini, mikro, dan nano.
- Buy adalah posisi untuk beli. Biasanya buy dilakukan jika harga diperkirakan akan naik.
- Sell adalah dilakukan jika harga diperkirakan akan turun. Kamu menjual dengan harga mahal, lalu kemudian beli kembali ketika harga murah. Selisihnya akan menjadi keuntunganmu.
- Leverage adalah pinjaman yang diberikan broker untuk membantu trader sehingga dapat trading di volume tinggi.
Spread: selisih harga beli dan jual, biasanya untuk broker.
B. Pahami Cara Kerja Trading Forex
Mata uang yang diperjualbelikan berupa pasangan (pair), contohnya EUR/USD. Sebagai contoh EUR/USD = 1.1225.
Mata uang di sisi kiri (Euro) adalah mata uang dasar, sedangkan mata uang di sisi lainnya disebut mata uang kutipan. Notasi di atas menunjukkan 1 euro = 1.1225 USD.
Berikut ini adalah contoh penerapannya dalam trading. Diketahui, posisi harga beli dan harga jual Eur/USD adalah:
- Buy: 1.1225
- Sell: 1.1222
Harga ‘buy’ menunjukkan harga untuk membeli 1 Euro adalah 1.1225 USD, sementara harga ‘Sell’ menunjukkan harga untuk menjual 1 Euro adalah 1.1222 USD.
Ketika trading, yang menjadi patokan adalah base currency atau posisi pertama dari pair tersebut terhadap currency lawannya. Jadi saat membeli Eur/USD, kita mengharapkan base currency Euro meningkat nilainya, dan sebaliknya. Jika prediksimu USD akan menguat terhadap Euro, maka posisi yang sebaiknya diambil adalah jual.
C. Pilih Broker Trading Forex yang Tepat
Perdagangan valas terjadi antara dua pihak, yaitu anda sebagai trader dan pasar forex. Broker adalah pihak penghubung antara pelaku pasar dengan pasar valas internasional. Broker juga menyediakan fasilitas agar orang-orang dapat bertransaksi secara daring.
Pastikan bahwa broker memiliki izin dan regulasi yang jelas. Untuk broker Forex lokal di Indonesia, keberadaannya diatur oleh Bappebti. Sementara untuk broker Forex Internasional, keberadaannya diatur oleh beberapa negara. Contoh yang paling terkenal adalah FCA UK dari Inggris.
D. Gunakan Leverage
Dengan adanya leverage atau daya ungkit, maka anda bisa melakukan transaksi dalam jumlah besar dengan modal minim. Leverage adalah pinjaman dari forex broker yang diberikan kepada trader.
Selain leverage, ada pula istilah margin yakni uang jaminan yang ditahan sementara oleh broker saat kamu melakukan trade. Untuk bisa melakukan transaksi ini, tentu saja dana yang dimiliki harus melebihi dana jaminan. Adapun macam-macam leverage yaitu:
- 1:1 = Jaminannya sama dengan nilai kontraknya atau 100%
- 1:50 = Jaminan sebesar 2% dari nilai kontraknya
- 1:100 = Jaminan sebesar 1% dari nilai kontraknya
- 1:200 = Jaminannya sebesar 0,5% dari nilai kontraknya
- 1:400 = Jaminannya sebesar 0.25% dari nilai kontraknya
- 1:500 = Jaminannya sebesar 0.20% dari nilai kontraknya
E. Pahami Managemen Resiko Trading Forex
Agar bisa bertahan lama di dunia trading Forex, kamu juga perlu belajar manajemen risiko. Pertama, gunakan uang dingin atau uang yang sudah siap untuk ‘hilang’. Selanjutnya, jangan pernah gunakan uang untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab trading Forex cukup berisiko sehingga kamu harus siap jika mengalami kerugian. Selain itu kamu juga harus menetapkan Stop Loss. Karena posisimu akan otomatis ditutup jika kerugian telah mencapai jumlah tertentu yang ditentukan sebelumnya. Berkebalikan dengan Stop Loss, ada Take Profit.
Dengan Take Profit, jika posisi sudah menguntungkan maka platform akan otomatis menutup posisi. Tanpa Take Profit, kamu bisa terpancing untuk tidak merealisasikan profit meskipun target sudah tercapai karena berharap keuntungan yang lebih. Dan anda dapat mengamankan profit yang telah tercapai agar tidak ‘termakan’ oleh risiko loss atau kerugian dari penurunan harga yang bisa saja terjadi.
F. Waspadai Forex Berkedok Robot Trading
Bagi para forex trader, salah satu cara mencari keuntungan dalam transaksi jual beli valuta asing (foreign exchange/forex) secara otomatis menggunakan robot (robot trading forex). Trading forex autopilot ini memberikan keotomatisan, seperti mencari peluang perdagangan (open trade), peluang membeli (open buy), hingga peluang menjual (open sell). Dengan demikian, trader hanya perlu menginstruksikan saja pada robot sehingga tidak perlu lagi mengamati dan menganalisa pasar forex terus-menerus secara sendiri dalam melakukan transaksi jual-beli.
A. Buat akun demo
Dalam belajar trading forex, ada baiknya Anda langsung mengaplikasikan teori yang Anda dapatkan. Namun, jangan langsung melakukan transaksi trading forex secara real. Anda bisa mulai membuat akun demo yang memproyeksikan sebuah kegiatan trading forex sebagai langkah awal Anda mempelajari aktivitas investasi tersebut. Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan modal saat belajar trading forex menggunakan akun demo. Pasalnya, Anda bisa melakukan aktivitas trading tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.
Perlu diingat bahwa akun demo ini bersifat sebagai sarana belajar trading forex, akan lebih baik jika Anda mempelajari tentang proses transaksi forex daripada melihat pergerakan dinamika pasar uang. Biasanya akun demo untuk belajar trading forex memiliki gambaran kondisi pasar valuta asing sesungguhnya. Sehingga, Anda bisa juga gunakan akun demo tersebut untuk melatih intuisi dan analisis yang dibutuhkan sebagai trader. Buat akun demo di sini
B. Kuasai platform trading
Setelah Anda memiliki akun demo, Anda bisa langsung mulai melanjutkan langkah belajar trading forex Anda dengan situasi pasar nyata. Namun, ada satu hal yang diperlukan untuk melanjutkan langkah tersebut. Anda harus terlebih dulu masuk atau mendaftarkan diri Anda pada sebuah platform trading. Akun demo yang Anda buat melalui broker memang merupakan sebuah identitas Anda sebagai trader, tapi Anda harus juga mendaftarkan akun tersebut ke platform trading untuk melanjutkan proses belajar trading forex. Saat ini, banyak sekali platform trading yang tersedia online yang dapat digunakan untuk belajar trading forex. Salah satu platform trading yang sering digunakan oleh tradeer adalah metatrader. Untuk mendapatkan akses menggunakan platform trading ini, Anda bisa kembali menghubungi pialang yang mengurus akun demo Anda sebelumnya.
C. Pahami waktu yang tepat untuk trading forex
Sebagaimana yang telah diketahui, pasar uang terus berjalan dalam 24 jam penuh selama 5 hari dalam seminggu. Namun, sebagai manusia untuk terus-terusan bekerja dalam kurun waktu tersebut sangatlah tidak mungkin. Oleh karena itu, Anda harus bisa dengan cermat mengatur waktu yang sesuai dan tepat bagi Anda dalam melakukan trading forex. Untuk elemen waktu, secara mendasar ada 4 sesi waktu yang perlu Anda perhatikan saat belajar trading forex, yaitu sesi Sydney ( pkl: 05.00 - 14.00 wib ), Tokyo ( pkl: 07.00 - 16.00 wib ), London ( pkl: 13.00 - 22.00 wib ), dan New York ( pkl : 20.00 - 05.00 wib ).
Dengan memahami keempat sesi tersebut saat belajar trading, Anda bisa menentukan skema waktu yang sesuai dengan kepribadian untuk melangsungkan transaksi forex. Jika Anda memang berniat untuk menjadi trader secara full-time, mungkin Anda bisa mencoba setiap sesi secara lebih cepat. Namun, dalam mengaplikasikan waktu atau sesi tersebut Anda harus memiliki konsentrasi yang tinggi. Jika Anda merasa aktivitas tersebut terlalu berisiko, Anda bisa mulai mempelajari waktu trading di masa luang, seperti saat jam pulang kantor.
D. Kuasai Analisa Teknikal
Analisa teknikal merupakan salah satu instrumen yang penting untuk Anda pahami saat belajar trading forex. Dengan pemahaman mendalam terkait analisa teknikal, Anda akan lebih mudah untuk melakukan perhitungan atau analisis terkait harga, volume, serta minat pasar terkait valuta asing. Analisa teknikal juga merupakan salah satu cara yang digunakan oleh trader untuk bisa memetakan kondisi pasar sekaligus memprediksi arah pergerakan harga valuta asing ke depannya. Indikator trading juga biasanya sudah ada sebagai alat bantu di dalam berbagai platform trading seperti metatrader. Selain indikator trading, untuk menguasai analisa teknikal anda harus menguasai supply & demand, support & resistant. Kombinasikan semua cara analisa teknikal diatas dan gunakan untuk menganalisa pergerakan market sebelum mengeksekusi forex trading.
E. kuasai Analisa Fundamental
Selain indikator teknikal, ada istilah lain juga yang perlu Anda pahami. Yaitu indikator fundamental. Indikator fundamental juga merupakan salah satu acuan yang Anda perlukan untuk melakukan analisis sebagai sarana belajar trading forex. Indikator fundamental ini biasanya datang dari data ekonomi, serta isu sosial politik yang sedang berkembang di suatu negara dan dapat memengaruhi pergerakan nilai valuta asing. Dalam mempelajari indikator fundamental, Anda akan lebih banyak melakukan riset tentang data ekonomi dan sosial yang memengaruhi suatu mata uang negara. Data ekonomi yang akan Anda riset biasanya akan berkuat sekitar prospek ekonomi suatu negara, inflasi, maupun angka pengangguran. Secara mendasar, jika sebuah negara memiliki prospek ekonomi yang baik, analisis yang Anda lakukan akan cenderung mengarah kepada penguatan nilai suatu mata uang. Namun, hal tersebut juga berlaku sebaliknya. Salah satu web data ekonomi www.forexfactory.com.
F. Kuasai Money Manajemen
Meskipun Anda telah memahami segala macam ilmu serta langkah yang baik dari belajar trading forex, Anda juga perlu memahami risiko apa saja yang bisa menghampiri Anda ketika mulai trading forex secara serius. Pemahaman risiko soal trading forex ini tidak sekadar berdasar dari naluri saja. Risiko memang akan selalu ada dalam setiap aktivitas trading, namun dengan pemahaman yang mendalam serta dengan Money manajemen yang baik, Anda bisa menentukan batas toleransi loss atau kerugian agar Anda bisa melancarkan strategi yang bijak untuk meminimalkan kerugian.
Setelah Anda mendapatkan pengetahuan serta pemahaman yang baik saat belajar trading forex, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah mulai lakukan transaksi forex secara real-time.
Tips Trading Forex
0 Komentar